Header Ads

Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Banten Menggelar Aksi Damai

OrangeNews (28/9)  – Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Banten (PPMB) menggelar aksi pada Jumat, 27 September kemarin. Diawali dengan longmarch dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, menuju Alun-alun Kota Serang. Aksi yang berlaku dengan damai ini dilakukan sebagai respon dari kondisi nasional bangsa Indonesia dan gejolak di berbagai daerah akhir-akhir ini.

 “Aksi ini bertujuan merespon kondisi nasional hari ini, gejolak di Seluruh pelosok Indonesia juga di Senayan. Kami disini mencoba merespon kembali bagaimana RUU KPK yang kemarin sudah disahkan, dan mengenai RKUHP, UU Pertahanan serta UU lainnya yang kemudian mengkebiri ruang-ruang demokrasi masyarakat Indonesia,” jelas Ilham, Jenderal Lapangan (Jenlap) aksi.

Pria yang akrab disapa Japra ini pun menjelaskan adanya poin-poin dalam pasal RKUHP yang dirasa janggal dan tidak masuk akal, sehingga nantinya dapat memenjarakan dan mengkebiri ruang-ruang demokrasi di Indonesia. Ia pun meminta agar Presiden Negara Republik Indonesia menggunakan hak prerogatifnya untuk membatalkan UU KPK, dan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu).

Ihsan Kamil, Sekretaris Jenderal Sekolah Mahasiswa Progresif pun sependapat dengan Japra. UU yang dirasa janggal dan tidak masuk akal tersebut diantaranya UU KPK  yang bertujuan melemahkan KPK, RKUHP yang menutup keran-keran demokrasi, ada pula RUU pertanahan yang dapat melegitimasi dan membuka jalan seluas-luasnya bagi investor untuk merampas tanah-tanah rakyat, kemudian  UU ketenagakerjaan yang juga mengakomodir sistem fleksibilitas sehingga buruh tidak memiliki jaminan terhadap status kerjanya, tidak memiliki jaminan terhadap pesangon-pesangon kerjanya. Banyak lagi RUU lainnya seperti Sumber Daya Mineral, UU Minerba, yang dapat membuka karpet merah bagi investasi atau eksploitasi sebesar-besarnya Sumber Daya Alam (SDA) di indonesia.

Demi kelancaran dan ketertiban berlangsungnya aksi, pihak kepolisian Polres Serang kota ikut mengamankan jalannya aksi ini. Edhi Cahyono, Kapolres Serang Kota menyatakan mendukung dan mengawal jalannya aksi yang berlangsung kemarin.
"Aksi ini namanya menyuarakan pendapat ya, jadi kita tetap mendukung penuh kepada rekan-rekan yang menyampaikan pendapat. Kita akan mengawal beliau-beliau ini menyampaikan pendapat. Saya harap bisa tertib, disampaikan dengan baik, santun sehingga aspirasinya bisa diterima oleh masyarakat" ujar Kapolres Serang Kota.

Sementara itu dalam aksi yang melibatkan sekitar 3000 massa ini tidak hanya melibatkan mahasiswa, tetapi juga pelajar STM dan SMK di sekitar Serang. Aksi yang berlangsung tertib dan damai ini kembali ke titik pemberangkatan pertama di UIN SMH Banten, disanalah massa aksi kemudian membubarkan diri.

Reporter: Indah, Anwar, Devi, Ega, Najwa, Sauma
Foto: Berlangsungnya aksi (27/9) dari Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Banten (PPMB) di kawasan Alun-alun Kota Serang

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.