Header Ads

Peringati HPS, BEM Faperta Bagikan Panganan Lokal

Foto : Aksi Hari Pangan Sedunia, Kampus A Pakupatan, Kota Serang, Selasa (16/10)


OrangeNews- (16/10) Hari Pangan Sedunia (HPS) diperingati setiap tahun yang jatuh pada tanggal 16 Oktober. Dilansir dari situs resmi FAO, HPS didirikan oleh negara-negara anggota FAO pada konferensi umum ke-20 pada bulan November 1979. Menteri Pertanian dan Pangan, Pal Romany yang merupakan delegasi dari Hongaria, berperan penting pada konferensi tersebut. Ia yang mengusulkan ide untuk membuat perayaan HPS. Hal ini telah diperhatikan setiap tahun di lebih dari 150 negara, untuk meningkatkan kepedulian terhadap masalah kemiskinan dan kelaparan. Sejak tahun 1981, HPS mulai mengadopsi berbagai tema untuk perayaan tiap tahunnya, dengan tujuan menekankan pada bagian penting dari dunia pangan yang memerlukan perhatian khusus.

Konferensi yang membahas dunia pangan tersebut disepakati pada tahun 1981 di PBB yang diusulkan oleh delegasi dari Hongaria. Pengusulan itu melihat kondisi objektif tentang pangan dunia, ternyata belum berdaulat, dalam artian masyarakat dunia belum mengonsumsi makanan yang layak. Bertepatan dengan HPS, teman-teman mahasiswa dari Teknologi Pangan Untirta pun menginisiasi untuk melakukan aksi di depan gedung A, dalam rangka memperingati hari tersebut.

"Pertama, bentuk aksi nyata kita yaitu dengan bagi-bagi pangan lokal gratis sebagai bentuk mengkampanyekan bahwa ternyata Indonesia itu kaya akan pangan lokal. Kedua, mengkampanyekan bahwa yang belum kita ketahui bahwa Indonesia itu negara impor terbesar nomor dua di dunia. Yang secara tidak langsung ketika kita disebut negara agraris tapi kita impor pangan terbesar nomor dua," jelas Febri selaku ketua BEM Faperta.

Ia juga menjelaskan bahwa, berbagi panganan lokal merupakam upaya kampanye diversifikasi pangan, agar Indonesia tidak ketergantungan dan mampu mengurangi impor pangan. Aksi HPS tersebut diwakilkan oleh BEM sebagai pelaksana, namun tiap-tiap jurusan yang ada di Faperta tetap berkontribusi dan memiliki representasinya masing-masing dalam pelaksanaannya. Selain memperingati HPS, aksi yang dilakukan oleh BEM Faperta ini sekaligus memperkenalkan jurusan baru di Untirta: Teknologi Pangan.

Makanan yang dibagikan pun beragam. Mulai dari singkong hingga pisang rebus. Selain itu makanan lokal yang dibagikan pun disajikan dengan bermacam-macam variasi. Seperti penambahan coklat meses pada panganan, hal tersebut dilakukan agar menambah kenikmatan panganan lokal yang disajikan.

Pihak BEM Faperta juga akan melakukam acara puncak, yaitu di tanggal 22 Oktober mendatang. Acara puncak tersebut berbentuk seminar yang bertemakan kedaulatan pangan. Seminar tersebut akan dilaksanakan di Aula PKM B, tanpa dipungut biaya.

"Harapan untuk makanan lokal karena kan saat ini banyak makanan luar seperti mcd, pizza hut, burger. Kita serharusnya harus menghargai produk pangan lokal, biar kita tidak impor terus. Sebenernya tidak menyalahkan untuk makan di sana karena memang sudah ada dibuat. Cuma kalau bisa di kurangin, supaya petani-petani kecil juga bisa sejahtera gitu," tutup Arni, salah satu mahasiswa jurusan Teknologi Pangan.

(Reporter: Artha/Faizal/Devi)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.