Header Ads

Hari Pertama KPK 2018, Pihak Rektorat Ambil Alih Acara dari Panitia


Foto: Para Mahasiswa Baru yang Sedang Mengikuti KPK 2018.

OrangeNews- Senin (13/8) Universitas Sultan Ageng Tirtaysa (Untirta) mengadakan Kegiatan Pengenalan Kampus (KPK) 2018, berlokasi di Teater Terbuka kampus A, Serang. Terjadi beberapa ketidaksinkronan antara pihak rektorat dan panitia KPK, dimana waktu kedatangan mahasiswa baru yang seharusnya pukul 05.30 menjadi 07.00 WIB, serta adanya larangan bagi mahasiswa baru untuk mengikuti bimbingan akademik oleh rektorat pada saat acara berlangsung.

"Kita tetap mengikuti peraturan yang udah kita buat, kita kumpul 05.30 di depan parkiran cuma karena ada perubahan kita kumpul langsung di depan gerbang, terkait ketidaksinkronan dengan rektorat bisa di antisipasi sebenernya, itu udah klir dan Alhamdulillah udah tidak ada masalah lagi" ungkap Handi Hendriawan, selaku Koordinator Lapangan GDK.

Ia juga mengungkapkan perihal perintah dari pihak rektorat yang melarang mengikuti bimbingan pada saat KPK. Namun, tidak ada Surat Keterangan (SK) yang pasti dari rektorat untuk mendukung pernyataan tersebut. 

"Kita panitia merasa bingung antara harus mengikuti yang mana, kalo mengikuti rektorat tidak ada SK sedangkan untuk pihak fakultas seperti teknik dan fisip mereka perlu bukti akhirnya kita sepakat dan juga sudah sosialisasi dengan beberapa fakultas kemarin, diizinkan untuk bimbingan," lanjut Handi.

Menurut Rahmatullah, selaku panitia acara dari pihak rektorat mengatakan bahwa sebetulnya tidak dilarang untuk mengikuti bimbingan, hanya kendala waktu saja, bimbingan dapat dilakukan setelah acara KPK selesai. Karena menurutnya tidak etis ketika rektor sedang menyampaikan materi namun para mahasiswa baru meninggalkan acara untuk bimbingan.

"Terkait Bimbingan bukan dilarang, tapi waktunya bisa pas istirahat atau pas pulang, selepas itu memang tidak etis, kalau SK saya tidak tau, setau saya dikoordinasikan antara bidang 3 dengan bidang 1, bahwa selama kegiatan KPK dioff-kan dulu, dan Maba harus ikut kegiatan KPK, kegiatan bimbingan dapat dilakukan di sela-sela jam istirahat atau setelah acara selesai" jelas Kandung Sapto Nugroho, Wakil Dekan 3 FISIP.

Rahmatullah pun menjelaskan tentang kepanitiaan KPK bahwa panitia hanya dari pihak universitas.
"Saya tadi menyebutkan panitia hanya dari pihak universitas, karena bagaimanapun juga yang diutarakan pak rektor bahwa keselamatan hal yang utama pada mahasiswa ,tentunya orangtua hanya tau pihak universitas yang menyelenggarakan KPK bukan mahasiswa yang menyelenggarakan, yang terpenting adalah keselamatan dan kondusifitas," imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, ketua pelaksana KPK 2018; Jerry, mengungkapkan bahwa hal tersebut hanya klaim dari mereka (red: pihak rektorat), tapi bahwasanya pihak panitia dari mahasiswa sudah konsolidasi dengan pihak rektorat.

"Kalo memang seperti itu kita dari panitia ga masalah, silakan, dengan catatan artinya panitia KPK dari mahasiswa bubar, cuma nanti kita akan koordinasikan kembali dengan pihak rektorat bahwasanya bukan masalah kita sebagai panitia ingin dihargai juga ya, tapi kita ini kepanitiaan, kita sudah punya rancangan dari jauh-jauh hari ternyata pihak rektorat itu mementahkan juga, kita tidak mau seperti itu makanya insyaAllah kita akan koordinasi terus dengan pihak rektorat," tutup Handi.

(Reporter : Faizal/Ghozi/Prima/Sucita)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.