Langsung ke konten utama

Merespon Isu Pendidikan Melalui Gerakan Mahasiswa


Orange News - Serang(1/7) Gabungan beberapa mahasiswa dari perguruan tinggi di Banten turut serta dalam aliansi mahasiswa yang bernama Komite Pendidikan Tinggi Nasional (KPTN). Selain menghimpun dari berbagai multi sektor mahasiswa, KPTN pun mencoba menghimpun  komunitas, kelompok study dan individu, guna menjadikan sebuah gerakan rakyat. KPTN sendiri merupakan sebuah wadah dan ruang konsolidasi berskala nasional yang didirikan untuk merespon isu-isu pendidikan yang ada di Indonesia.

Setelah melakukan rapat koordinasi KPTN-Banten (KPTN-B), mahasiswa yang tergabung dalam KPTN-B kemudian melanjutkan kegiatan konferensi nasional yang diadakan di Yogyakarta pada Sabtu, 30 Juni 2018 silam. Kegiatan tersebut bertempat di Gelanggang Mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) yang dihadiri oleh 86 mahasiswa perwakilan dari tiap organisasi, daerah, kampus dan individu.

"Keadaan pendidikan yang ada di Banten merupakan dampak dari krisis ekonomi, penetrasi lembaga-lembaga internasional terhadap Indonesia, khususnya pendidikan, sehingga menimbulkan komersialisasi dan liberalisasi pendidikan," ujar Aufa yang turut hadir dalam konferensi nasional KPTN sekaligus Sekjend Untirta Movement Community.

Dilansir dari press release yang diterbitkan oleh KPTN, organisasi tersebut menilai bahwa mahalnya biaya pendidikan hari ini, adalah salah satu dampak dari intervensi lembaga-lembaga internasional, seperti World Bank, International Monetary Fund (IMF) dan World Trade Organization (WTO). Semakin terlihatnya krisis kapitalis global sehingga berdampak terhadap dunia pendidikan, dengan  muncul nya komersialisasi dan liberalisasi pendidikan.

Berdasarkan kondisi tersebut, KPTN menyatakan sikap akan terus berjuang menghapus skema liberalisasi komersialisasi & privatisasi dalam pendidikan, menggalang persatuan & gerakan rakyat demi terwujudnya  pendidikan untuk rakyat dan membangun jaringan solidaritas agar terwujudnya demokrasi.

(Reporter: Didi Suhaedi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penantian Kampus Baru Untirta

Tembok simbol Untirta yang berada di Kampus A Untirta, Pakupatan, Serang
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) terus melakukan pembenahan untuk fasilitas proses pembelajaran. Salah satunya adalah pembangunan kampus baru Untirta yang diberdirikan di Sindangsari, kecamatan Pabuaran, kabupaten Serang. Pembangunan ini akan direncanakan rampung pada tahun 2020.
Pembangunan kampus baru Untirta Sindangsari, dilakukan mengingat kapasitas mahasiswa kian padat dan meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun. Hal ini membuat pihak Untirta berinisiatif membangun kampus baru, dengan jumlah dan kapasitas yang cukup menampung mahasiswa Untirta di kemudian hari.
Pasalnya kampus baru ini akan dibangun 11 gedung perkuliahan dan 4 gedung Fakultas seperti Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Pertanian (Faperta) dan Fakultas Ekonomi (FE). Ke empat Fakultas ini akan menempati kampus baru Sindangsari nanti, sedangkan kampus Untirta di Pakupatan akan digunakan untuk Di…

Jurusan Pindah, Kelas Begah

Kenalkan Teknologi Pangan di acara Open House Faperta 2018

(Foto: Suasana acara Open House Faperta 2018)
OrangeNews (10/4) - Open House Fakultas Pertanian (FAPERTA) merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang diadakan di lingkungan mahasiswa Faperta Untirta. Open house tahun ini di inisiasi oleh BEM Faperta serta KBM Faperta yang diselenggarakan di Auditorium Gedung B Untirta. Dalam acara tersebut terdapat diskusi interaktif seputar informasi terbaru Faperta, pengenalan jurusan baru serta pengukuhan ormawa di lingkungan Faperta.
Dengan mengusung tema "Sambut Keluarga Baru, Pererat Silaturahmi menuju Faperta yang Harmoni" Open House kali ini menjadi ajang silaturahmi bagi keluarga besar fakultas pertanian agar terjalinnya keeratan diantara mahasiswa Faperta. 
"Open House tahun ini sebenarnya lebih ke mengenalkan keluarga baru jurusan di Fakultas Pertanian, yakni Teknologi Pangan yang ke seluruh Mahasiswa Faperta baik yang berorganisasi maupun tidak berorganisasi" ujar Dita selaku Ketua pelaksana kegiatan Open House Fapert…