Langsung ke konten utama

Mahasiswa Baru Keluhkan Regulasi Tartib GDK

 Foto : Suasana saat TM 2 (31/7) di Lapangan Teater Terbuka Untirta (Tasyia&Fitri) 

OrangeNews- Selasa (31/7) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menyelenggarakan kegiatan Technical Meeting (TM) 2 Kegiatan Pengenalan Kampus (KPK) 2018 di Teater Terbuka Kampus A Untirta yang dihadiri sekitar 3000 mahasiswa dari seluruh jalur masuk (SNMPTN, SBMPTN dan SMMPTN-Barat).

Agenda TM 2 dimulai dengan pembukaan, sambutan, pengenalan monev yang bertujuan untuk memberi informasi bahwa terdapat instansi yang menaungi pengaduan mahasiswa baru. Dalam kesempatan ini GDK (Gerakan Disiplin Siswa) pertama kali berkenalan dengan mahasiswa baru. 

Pada saat pembacaan regulasi Tartib (Tata Tertib) GDK, banyak mahasiswa yang keberatan sehingga lebih dari setengah mahasiswa baru maju ke podium untuk menyuarakan haknya.
"Kalau saya benar masa disalahin. Kata dia, dia selalu benar. Kan hak saya kalau saya benar" Ujar Aji, Mahasiswa baru.

Sebenarnya fungsi GDK untuk mengkondisikan dan mengarahkan maba agar kondusif. 
"Mungkin maba salah persepsi, ini senior teriak-teriak, dikiranya marah marah, padahal kalau tartib tidak di langgar, tartib itu tidak berlaku dan kita sudah klarifikasi fungsi tartib ini." Ujar Apriawan selaku Koordinator GDK

Gustriana selaku Wakil Ketua Pelaksana pun ikut ambil suara mengenai hal tersebut.
"Kalau tahun kemaren kan beda konsepan ya, cuma suruh tunjuk tangan dan bendiri terus ditanya kenapa protesnya. Kalau tahun ini berbeda, agar lebih seru ajasih. Yaitu bisa maju dan mungkin salah satu pengujian untuk kita sendiri. Bahwa saat ini mahasiswa sudah mempunyai keberanian. Ini sudah menjadi modal awal srbenernya untuk mahasiswa baru" Jelas Gustri saat di wawancari di depan Perpustakaan Univ (31/7).

Saat TM 2 berlangsung, sebanyak 40 mahasiswa pingsan dikarenakan acara yang terlalu pagi dan cuaca yang panas.
"Karena fisiknya kurang dan datengnya terlalu pagi, jadi gak sempat sarapan. Pas siang juga kan panas, jadi kepanasan terus maagnya naik terus pingsan. Karena ada GDK juga jadi mentalnya juga rada tertekan" ujar Mamay selaku Anggota KSR Untirta.

Kegiatan ini dimulai pada 06:30 pagi dan bertujuan untuk persiapan fiksasi daripada rangkaian kegiatan mentoring dan Technical Meeting guna menghadapi penyelanggaran KPK pada tanggal 13-14 Agustus. Kemudian, pada TM 2 ini terdapat tambahan konsep acara berupa pembuatan video mozaik.

(Reporter: Tasyia/Fitri)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penantian Kampus Baru Untirta

Tembok simbol Untirta yang berada di Kampus A Untirta, Pakupatan, Serang
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) terus melakukan pembenahan untuk fasilitas proses pembelajaran. Salah satunya adalah pembangunan kampus baru Untirta yang diberdirikan di Sindangsari, kecamatan Pabuaran, kabupaten Serang. Pembangunan ini akan direncanakan rampung pada tahun 2020.
Pembangunan kampus baru Untirta Sindangsari, dilakukan mengingat kapasitas mahasiswa kian padat dan meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun. Hal ini membuat pihak Untirta berinisiatif membangun kampus baru, dengan jumlah dan kapasitas yang cukup menampung mahasiswa Untirta di kemudian hari.
Pasalnya kampus baru ini akan dibangun 11 gedung perkuliahan dan 4 gedung Fakultas seperti Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Pertanian (Faperta) dan Fakultas Ekonomi (FE). Ke empat Fakultas ini akan menempati kampus baru Sindangsari nanti, sedangkan kampus Untirta di Pakupatan akan digunakan untuk Di…

Jurusan Pindah, Kelas Begah

Kenalkan Teknologi Pangan di acara Open House Faperta 2018

Foto: Suasana acara Open House Faperta 2018
OrangeNews (10/4) - Open House Fakultas Pertanian (FAPERTA) merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang diadakan di lingkungan mahasiswa Faperta Untirta. Open house tahun ini di inisiasi oleh BEM Faperta serta KBM Faperta yang diselenggarakan di Auditorium Gedung B Untirta. Dalam acara tersebut terdapat diskusi interaktif seputar informasi terbaru Faperta, pengenalan jurusan baru serta pengukuhan ormawa di lingkungan Faperta.
Dengan mengusung tema "Sambut Keluarga Baru, Pererat Silaturahmi menuju Faperta yang Harmoni" Open House kali ini menjadi ajang silaturahmi bagi keluarga besar fakultas pertanian agar terjalinnya keeratan diantara mahasiswa Faperta. 
"Open House tahun ini sebenarnya lebih ke mengenalkan keluarga baru jurusan di Fakultas Pertanian, yakni Teknologi Pangan yang ke seluruh Mahasiswa Faperta baik yang berorganisasi maupun tidak berorganisasi" ujar Dita selaku Ketua pelaksana kegiatan Open House Faperta …