Langsung ke konten utama

KBM Untirta Warnai HARDIKNAS dengan Aksi

(Foto : orasi dari wapresma terkait Nawatuna pada massa aksi)

OrangeNews – Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) melakukakan aksi yang dilaksanakan di depan Gedung Rektorat kampus A Serang, pada  Rabu (2/5). Dimulai pada pukul 10.00 WIB sampai pukul 18.30 WIB. Aksi tersebut dikoordinir oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Untirta dan mengikutsertakan seluruh Fakultas. Tujuannya untuk menuntut pihak Rektorat terkait permasalahan yang ada di Untirta. KBM Untirta sendiri meramu permasalahan pokok tersebut menjadi NAWATUMA (Sembilan Tuntutan Mahasiswa).

Bermula dari adanya ketidakberesan yang dirasakan mahasiswa, BEM KBM UNTIRTA mengadakan beberapa kajian dari setiap fakultas, kemudian melakukan konsolidasi tingkat jurusan bersama dengan Organisasi Mahasiwa (Ormawa). Lalu diadakan mimbar bebas, Senin (30/4) yang bertujuan untuk membakar semangat mahasiswa. Dari mimbar bebas tersebut BEM KBM Untirta merumuskan Nawatuma ini.

               “Nawatuma ini menjadi suatu tuntutan kita dan dihari inilah tepatnya ditanggal 2 Mei momentum HARDIKNAS ini kita buat gerakan di kampus.” saut Muhamad Fadli, Presiden Mahasiswa Untirta.
Rumusan Nawatuma sendiri yaitu menolak Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI), menuntut transparasi dan menolak hutang atas pembangunan kampus Sindangsari, menolak pungutan liar pada pelayanan akademik sarana dan prasarana, menuntut Untirta dalam sistem penetapan dan penggolongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan tepat sasaran, hapuskan jam malam, wujudkan fasilitas kampus yang layak dan memadai, wujudkan integrasi dan tingkatkan kuantitas tenaga pengajar Untirta, hentikan kriminalisasi dan diskriminasi terhadap mahasiswa Untirta, dan wujudkan kebebasan berpendapat dan beraspirasi.

“Kita sebagai mahasiswa Untirta sendiri ingin menyampaikan kepada pihak kapitalis birokrat yaitu Rektorat yang hari ini sebagai pemangku kebijakan tidak memberikan kebijakan yang berpihak kepada mahasiswa. Seperti tidak adanya Wifi yang saya rasakan sehingga saya merasakan ketertindasan yang dilakukan oleh kampus sehingga saya memilih terlibat dan aktif dalam aksi ini.” Ujar Aditya Hammam, salah satu peserta massa aksi.

Pada dasarnya semua tuntutan disetujui, namun ada beberapa catatan seperti untuk SPI itu tidak seperti sebelumnya tetapi disesuaikan dengan golongannya seperti halnya UKT, Sedangkan perihal mengenai jam malam di kampus Ciwaru bisa digunakan jika untuk hal-hal yang bermanfaat maka mahasiswa bisa menggunakan kampus sebagai tempat untuk melakukan kegiatan, dan pada fasilitas dan sarana prasarana di Ciwaru diharapkan ramah untuk penyandang disabilitas.
Untuk tindak lanjutnya mengenai Nawatuma BEM KBM Untirta terus mendampingi dan mengawasi. Kalaupun ada hal yang menyimpang dari hal tersebut, pihak KBM Untirta siap untuk mengontrol atau mempropagandakan hal-hal yang disepakati. 

“Setelah melakukan rangakaian kegiatan aksi paling kalau misalkan ada yang keluar dari tuntutan, kita melakukan propaganda lagi bisa jadi nanti ada aksi selanjutnya.” lanjut Muhammad Fadli.

(Reporter : Hasbi/Prima)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penantian Kampus Baru Untirta

Tembok simbol Untirta yang berada di Kampus A Untirta, Pakupatan, Serang
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) terus melakukan pembenahan untuk fasilitas proses pembelajaran. Salah satunya adalah pembangunan kampus baru Untirta yang diberdirikan di Sindangsari, kecamatan Pabuaran, kabupaten Serang. Pembangunan ini akan direncanakan rampung pada tahun 2020.
Pembangunan kampus baru Untirta Sindangsari, dilakukan mengingat kapasitas mahasiswa kian padat dan meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun. Hal ini membuat pihak Untirta berinisiatif membangun kampus baru, dengan jumlah dan kapasitas yang cukup menampung mahasiswa Untirta di kemudian hari.
Pasalnya kampus baru ini akan dibangun 11 gedung perkuliahan dan 4 gedung Fakultas seperti Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Pertanian (Faperta) dan Fakultas Ekonomi (FE). Ke empat Fakultas ini akan menempati kampus baru Sindangsari nanti, sedangkan kampus Untirta di Pakupatan akan digunakan untuk Di…

Jurusan Pindah, Kelas Begah

Kenalkan Teknologi Pangan di acara Open House Faperta 2018

(Foto: Suasana acara Open House Faperta 2018)
OrangeNews (10/4) - Open House Fakultas Pertanian (FAPERTA) merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang diadakan di lingkungan mahasiswa Faperta Untirta. Open house tahun ini di inisiasi oleh BEM Faperta serta KBM Faperta yang diselenggarakan di Auditorium Gedung B Untirta. Dalam acara tersebut terdapat diskusi interaktif seputar informasi terbaru Faperta, pengenalan jurusan baru serta pengukuhan ormawa di lingkungan Faperta.
Dengan mengusung tema "Sambut Keluarga Baru, Pererat Silaturahmi menuju Faperta yang Harmoni" Open House kali ini menjadi ajang silaturahmi bagi keluarga besar fakultas pertanian agar terjalinnya keeratan diantara mahasiswa Faperta. 
"Open House tahun ini sebenarnya lebih ke mengenalkan keluarga baru jurusan di Fakultas Pertanian, yakni Teknologi Pangan yang ke seluruh Mahasiswa Faperta baik yang berorganisasi maupun tidak berorganisasi" ujar Dita selaku Ketua pelaksana kegiatan Open House Fapert…