Langsung ke konten utama

4 Spot ngabuburit yang harus Oranger datangi di Serang




OrangeNews - Serang adalah salah satu daerah yang terletak di Provinsi Banten. Lokasinya berada tepat di sebelah barat Kabupaten Tangerang. Sejak pertengahan tahun 2007 wilayah Serang dimekarkan menjadi dua daerah administratif yaitu kabupaten Serang dan kota Serang. Menilik pada potensi wisata yang dimilikinya, ternyata daerah ini punya banyak sekali tempat menarik yang bisa dikunjungi.

Selain pantai-pantai yang eksotis, Serang juga memiliki bangunan bersejarah serta pulau-pulau kecil yang asyik untuk dijadikan tempat berlibur. Jadi kalian tidak perlu bingung dengan pilihan tempat wisata di daerah ini sebab pilihannya sangat banyak. Berikut beberapa tempat wisata rekomendasi di Serang untuk mengisi waktu ngabuburit kamu. 

1. Keraton Kaibon

Kawasan Banten Lama di Kabupaten Serang banyak meninggalkan bangunan yang memiliki nilai sejarah tinggi. Salah satu bangunan yang masih tersisa adalah Keraton Kaibon yang terletak di Kampung Kroya, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen. Keraton kaibon menjadi salah satu bangunan cagar budaya Provinsi Banten yang menyimpan cerita kejayaan Kerajaan Banten Lama.
Seperti yang dilansir dari travelingyuk.com, Keraton Kaibon dibangun pada tahun 1815, keraton ini menjadi keraton kedua di Banten setelah Keraton Surosowan. Berbeda dengan Keraton Surosowan, sebagai pusat pemerintahan, Keraton Kaibon dibangun sebagai tempat tinggal Ratu Aisyah. Hal ini dikarenakan Sultan Syafiudin sebagai Sultan Banten ke 21 saat itu usianya masih 5 tahun. Nama Kaibon sendiri diambil dari kata keibuan yang memiliki arti bersifat seperti ibu yang lemah lembut dan penuh kasih sayang. Oranger bisa menunggu buka puasa dengan bersantai sambil berfoto selfie dengan kawan kawan, bermain layang-layang dan bernostalgia dengan masa-masa keemasan Banten.

2. Vihara Avalokitesvara

Inilah vihara tertua di Provinsi Banten, konon vihara ini sudah dibangun sejak abad 16. Pembangunan vihara ini juga tidak bisa dilepaskan dari Sunan Gunung Jati, salah satu dari sembilan wali penyebar agama Islam di Indonesia. Inilah Vihara Avalokitesvara yang terletak 15 km arah utara dari Kota Serang, Banten.

Sejarah pembangunan vihara yang terletak di Kecamatan Kasemen, wilayah Banten Lama ini berkaitan dengan Syarif Hidayatullah atau yang dikenal dengan nama Sunan Gunung Jati. Tokoh penyebar islam di tanah Jawa ini memiliki istri yang masih memiliki keturunan kaisar Tiongkok bernama Putri Ong Tien. Melihat banyak pengikut putri yang masih memegang teguh keyakinannya, Sunan Gunung Jati membangun vihara pada tahun 1542 di wilayah Banten, tepatnya di Desa Dermayon dekat dengan Masjid Agung Banten. Namun, pada tahun 1774 vihara dipindahkan ke Kawasan Pamarican hingga sekarang.

3. Masjid Agung Banten Lama

Masjid Agung Banten Lama terletak di kelurahan Banten, kecamatan Kasemen, Kota Serang, Masjid Agung Banten Lama didirikan pada masa kepemimpinan Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570) pada tahun 1556. Maulana Hasanuddin merupakan raja pertama yang memerintah Banten dengan corak pemerintahan Islam dan digelari sebagai Panembahan Surosowan.
Banten Lama. Kegagahan banten dapat terlihat gagah dari Menara Banten yang terlihat kekar, maka tempat ini menjadi tempat yang sangat direkomendasikan untuk berwisata religi, terutama di bulan Ramadan.

4. Alun Alun Kota Serang

Alun-alun Serang, sering dipakai acara-acara besar oleh pemerintah setempat dan menjadi tempat favorit untuk jogging atau pun berwisata malam, namun ketika di bulan Ramadhan ditempat ini banyak dijajakan kuliner atau takjil.

( Reporter : Faizal) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penantian Kampus Baru Untirta

Tembok simbol Untirta yang berada di Kampus A Untirta, Pakupatan, Serang
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) terus melakukan pembenahan untuk fasilitas proses pembelajaran. Salah satunya adalah pembangunan kampus baru Untirta yang diberdirikan di Sindangsari, kecamatan Pabuaran, kabupaten Serang. Pembangunan ini akan direncanakan rampung pada tahun 2020.
Pembangunan kampus baru Untirta Sindangsari, dilakukan mengingat kapasitas mahasiswa kian padat dan meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun. Hal ini membuat pihak Untirta berinisiatif membangun kampus baru, dengan jumlah dan kapasitas yang cukup menampung mahasiswa Untirta di kemudian hari.
Pasalnya kampus baru ini akan dibangun 11 gedung perkuliahan dan 4 gedung Fakultas seperti Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Pertanian (Faperta) dan Fakultas Ekonomi (FE). Ke empat Fakultas ini akan menempati kampus baru Sindangsari nanti, sedangkan kampus Untirta di Pakupatan akan digunakan untuk Di…

KBM Untirta, Ingatkan Mahasiswa Akan Darurat Demokrasi Melalui Aksi

(foto: aksi didepan ged a, kampus a)
OrangeNews (08/03) - Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang terdiri dari BEM Fakultas, BEM Universitas, serta organisasi eksternal kampus menyelenggarakan aksi menanggapi isu nasional, aksi ini untuk mengingatkan sesama teman - teman mahasiswa yang lain.
Aksi ini dilaksanakan mulai hari ini hingga beberapa hari kedepan, pelaksanaannya ada di Kampus A dan Kampus C Untirta (Ciwaru). Aksi yang direncanakan sejak tiga minggu lalu ini merupakan gagasan dari diskusi melalui forum dengan mengundang seluruh elemen yang dikaji sampai muncul inisiasi aksi hari ini dan melalui proses konsolidasi.
Ada beberapa hal yang disikapi, yakni mewujudkan demokratisasi dan kesejahteraan rakyat. Situasi nasional saat ini sangat mencekam dimana demokrasi dibungkam, pertama dengan lahirnya UU MD3 (Undang  Undang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah), ked…

Gebrakan Mahasiswa Untirta untuk lebih Berprestasi

( foto: pembukaan acara pada saat pengukuhan)
OrangeNews(28/02) - Kemarin telah dikukuhkan 18 UKM dan 3 Lembaga Mahasiswa Bertempat di Auditorium Kampus A sultan Ageng Tirtayasa yang dihadiri sejumlah petinggi kampus. 
Dalam sambutannya Suherna selaku Wakil Rektorat 3 menyampaikan bahwa setiap ormawa sudah membuat program kerja yang sifatnya menuju prestasi mengingat Kampus Untirta di Banten sudah sangat pesat perkembangannya sehingga Mahasiswa Untirta harus mengikuti pertumbuhan itu dengan cara membangun komunikasi dengan perguruan tinggi lain dan dapat menghasilkan prestasi agar kampus Untirta menjadi spektakuler dan disegani oleh perguruan tinggi yang ada di Banten “Program kerja prestasi sudah jadi kebijakan dari pihak kemahasiswaan, Alhamdulillah sekarang karna mahasiswa punya banyak prestasi jadi peringkat insitusi kita naik” Ujar Suherna. 
Selain itu Ia berpesan kepada Mahasiswa agar Mahasiswa gali keahlian mereka melalui organisasi yang ada dikampus dengan Mahasiswa mengikuti org…