Langsung ke konten utama

Festival of Light, Pilihan Wisata Malam Hari

Foto: pintu masuk Festival Of Light, Serang

OrangeNews (2/4) - Festival Of Light yang diselenggarakan oleh Taman Pelangi tengah berlangsung sejak 15 Maret 2018 dan akan berakhir pada 15 April 2018. Festival ini berlokasi di Taman Parkir Depan Untirta, Pakupatan-Serang. Melihat kesempatan pada antusiasme warganya pun menjadikan Kota Serang sebagai terpilihnya lokasi pelaksanaan oleh pihak penyelenggara.
Telah tercatat setiap harinya kurang lebih 500  pengunjung mendatangi festival ini. 

Kota Serang juga merupakan pertama kalinya bagi Taman Pelangi mengadakan Festival Of Light. Sebelumnya Taman Pelangi mengadakan festival serupa di kota Cilegon. Jika dilihat dari antusias pengunjung diantara kedua kota ini, di kota Serang terasa pengunjungnya lebih antusias dibandingkan dengan pengunjung di kota Cilegon.

"Kalo dari antusiasnya sih sangat bagus ya. Dari awal kita buka sampai saat ini kalo dari daftar pengunjung tuh masih di atas 500 setiap harinya. Untuk yang di Cilegon kayanya jika dari pengunjung di Serang ini kayanya antusiasnya tinggi". Ujar Maya, Marketing Area Festival Of Light Serang.
Untuk masuk ke dalam festival ini, pengunjung dikenakan biaya sebesat Rp. 15.000 untuk hari kerja dan Rp. 20.000 untuk akhir pekan. Di dalam festival tersebut pengunjung tidak hanya menikmati lampion-lampion dengan berbagai bentuk, tetapi pengunjung juga dapat menikmati wahana-wahana permainan yang ada di festival itu, seperti kincir angin, komedi putar, becak mini dan lain-lain. 

Untuk menikmati wahana-wahana tersebut, pengunjung harus membayar tiket lagi disetiap wahananya, hal tersebut membuat beberapa pengunjung merasa keberatan karena sudah membayar tiket masuk tetapi ketika akan menaiki wahana lain harus membayar tiket lagi.

"Duh rasanya rugi banget deh. Padahal banyak wahana atau fasilitas yang pengen dicoba gitu, kaya sepeda yang digowes berdua atau becak-becakan mini. Tapi sayang banget gitu harus keluar uang lagi". Ujar Tinasya, salah satu pengunjung Festival of Light.

Mayoritas pengunjung Festival Of Light ini adalah anak-anak. Sehingga kebanyakan yang mengeluhkan mengenai biaya wahana di festival ini adalah para orang tua yang membawa anaknya ke festival ini. Karena kebanyakan anak-anak yang mengunjungi festival ini tidak hanya sekali menaiki wahan-wahana di festival, melainkan berkali-kali sehingga dari pihak penyelenggara pun memberikan keringanan bagi anak yang menaiki wahana berkali-kali berupa menggratiskan tiket wahana yang sering dinaiki jika sudah lebih dari 3 kali menaiki wahana itu.

(Reporter : Affandi/Sucita)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penantian Kampus Baru Untirta

Tembok simbol Untirta yang berada di Kampus A Untirta, Pakupatan, Serang
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) terus melakukan pembenahan untuk fasilitas proses pembelajaran. Salah satunya adalah pembangunan kampus baru Untirta yang diberdirikan di Sindangsari, kecamatan Pabuaran, kabupaten Serang. Pembangunan ini akan direncanakan rampung pada tahun 2020.
Pembangunan kampus baru Untirta Sindangsari, dilakukan mengingat kapasitas mahasiswa kian padat dan meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun. Hal ini membuat pihak Untirta berinisiatif membangun kampus baru, dengan jumlah dan kapasitas yang cukup menampung mahasiswa Untirta di kemudian hari.
Pasalnya kampus baru ini akan dibangun 11 gedung perkuliahan dan 4 gedung Fakultas seperti Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Pertanian (Faperta) dan Fakultas Ekonomi (FE). Ke empat Fakultas ini akan menempati kampus baru Sindangsari nanti, sedangkan kampus Untirta di Pakupatan akan digunakan untuk Di…

Jurusan Pindah, Kelas Begah

Kenalkan Teknologi Pangan di acara Open House Faperta 2018

Foto: Suasana acara Open House Faperta 2018
OrangeNews (10/4) - Open House Fakultas Pertanian (FAPERTA) merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang diadakan di lingkungan mahasiswa Faperta Untirta. Open house tahun ini di inisiasi oleh BEM Faperta serta KBM Faperta yang diselenggarakan di Auditorium Gedung B Untirta. Dalam acara tersebut terdapat diskusi interaktif seputar informasi terbaru Faperta, pengenalan jurusan baru serta pengukuhan ormawa di lingkungan Faperta.
Dengan mengusung tema "Sambut Keluarga Baru, Pererat Silaturahmi menuju Faperta yang Harmoni" Open House kali ini menjadi ajang silaturahmi bagi keluarga besar fakultas pertanian agar terjalinnya keeratan diantara mahasiswa Faperta. 
"Open House tahun ini sebenarnya lebih ke mengenalkan keluarga baru jurusan di Fakultas Pertanian, yakni Teknologi Pangan yang ke seluruh Mahasiswa Faperta baik yang berorganisasi maupun tidak berorganisasi" ujar Dita selaku Ketua pelaksana kegiatan Open House Faperta …