Langsung ke konten utama

Sarana dan prasarana PKM A yang Buruk Dikeluhkan Penggunanya


( foto : Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Untirta Kampus A)

OrangeNews  (30/3) Pusat Kegiatan Mahasiswa  A (PKM A) adalah salah satu tempat yang diperuntukkan bagi Organisasi Mahasiswa (Ormawa) untuk berkumpul dan melakukan aktivitas organisasinya di kampus A Untirta, Serang. PKM A merupakan rumah kedua bagi para penggunanya, karena hampir setiap hari mahasiswa berada di PKM untuk melakukan berbagai kegiatan seperti, rapat besar atau rapat kecil oleh setiap Ormawa, sebagai tempat melaksanakan kegiatan proker, atau digunakan juga sebagai tempat bercengkrama antar mahasiswa satu dengan yang lainnya.

Diantara sekian banyak dan beragamnya kegiatan Ormawa, PKM A masih kurang dari standarisasi yang seharusnya, karena dari segi kelengkapan sarana dan prasarana masih belum layak untuk menunjang kegiatan Ormawa, seperti fasilitas toilet yang kurang memadai, penerangan di halaman depan PKM yang masih kurang saat malam hari, kipas angin yang tidak menyala dan kurang terawat serta ventilasi udara yang sangat tidak layak, karena ketika mengadakan kegiatan atau kumpul Ormawa, ruangan terasa pengap.

“Menurut saya PKM yang baik sudah pasti harus terawat, fasilitas yang memadai misalnya seperti ada WIFI yang pastinya membantu kinerja para Ormawa, kemudian ventilasi yang lebar agar kami yang memakai PKM tidak terasa pengap. Terus juga plafon yang bolong harap cepat diperbaiki karena takut bocor. Harapannya bahwa sarana dan prasarana PKM A ini bisa direvitalisasi kembali oleh pihak kampus" ujar Faiz Rabbani Fadhil selaku Departemen Humas BEM FISIP Untirta.

Dari pihak WR 3 Untirta mengkonfirmasi bahwa mengenai PKM A sudah dilakukan rehab dari tahun kemarin, dan tahun ini sudah masuk pendataan. Proker rehab ini sudah dikomunikasikan kepada bagian umum, dimulai dari rehab gedung A kemudian dilanjutkan ke PKM A.

“Saya berpesan agar mahasiswa bersabar untuk masalah rehab sarana dan prasarana di PKM A karena satu persatu akan kami rehab. Dan juga tolong kerja samanya dengan kalian sebagai pengguna PKM A diharapkan menjaga apa yang sudah difasilitasi oleh pihak kampus" ujar Suherna selaku WR 3 Untirta.

(Reporter: Febby/Nova/Tasyia)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penantian Kampus Baru Untirta

Tembok simbol Untirta yang berada di Kampus A Untirta, Pakupatan, Serang
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) terus melakukan pembenahan untuk fasilitas proses pembelajaran. Salah satunya adalah pembangunan kampus baru Untirta yang diberdirikan di Sindangsari, kecamatan Pabuaran, kabupaten Serang. Pembangunan ini akan direncanakan rampung pada tahun 2020.
Pembangunan kampus baru Untirta Sindangsari, dilakukan mengingat kapasitas mahasiswa kian padat dan meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun. Hal ini membuat pihak Untirta berinisiatif membangun kampus baru, dengan jumlah dan kapasitas yang cukup menampung mahasiswa Untirta di kemudian hari.
Pasalnya kampus baru ini akan dibangun 11 gedung perkuliahan dan 4 gedung Fakultas seperti Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Pertanian (Faperta) dan Fakultas Ekonomi (FE). Ke empat Fakultas ini akan menempati kampus baru Sindangsari nanti, sedangkan kampus Untirta di Pakupatan akan digunakan untuk Di…

Jurusan Pindah, Kelas Begah

KBM Untirta, Ingatkan Mahasiswa Akan Darurat Demokrasi Melalui Aksi

(foto: aksi didepan ged a, kampus a)
OrangeNews (08/03) - Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang terdiri dari BEM Fakultas, BEM Universitas, serta organisasi eksternal kampus menyelenggarakan aksi menanggapi isu nasional, aksi ini untuk mengingatkan sesama teman - teman mahasiswa yang lain.
Aksi ini dilaksanakan mulai hari ini hingga beberapa hari kedepan, pelaksanaannya ada di Kampus A dan Kampus C Untirta (Ciwaru). Aksi yang direncanakan sejak tiga minggu lalu ini merupakan gagasan dari diskusi melalui forum dengan mengundang seluruh elemen yang dikaji sampai muncul inisiasi aksi hari ini dan melalui proses konsolidasi.
Ada beberapa hal yang disikapi, yakni mewujudkan demokratisasi dan kesejahteraan rakyat. Situasi nasional saat ini sangat mencekam dimana demokrasi dibungkam, pertama dengan lahirnya UU MD3 (Undang  Undang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah), ked…