Header Ads

[ OSAMI EDISI 2 ]

                                                    (sumber: nusantaranews.co)


//satu//
mana mungkin aku lupa
dengan seulas senyum
dan tatapan-tatapan
yang senantiasa kau beri
pada masa lampau;
cara-cara terbaik
menyampaikan cinta
sebab kita tak banyak
saling bicara.

//dua//
lampu di dalam rumah padam
kegelapan menyelimuti
tubuhku
dan air mata tiba-tiba
beralih jadi deras rintik hujan
dan kesepian
dan pikiran mengganggu
yang menyusup
lewat jendela kepalaku
: masihkah aku orang yang kau rindukan itu?

//tiga//
sudah kupersiapkan diriku
jadi rumah
tempatmu berpulang
dan melepaskan rindu

tapi kau serupa anak
yang sedang bertengkar
dengan bapak

memilih berpaling
dan menyimpan
kesedihan-kesedihan
yang menyesakkan
di dalam dada

//empat//
oh, apa artinya saat ini
sungguh sial nasibku
mesti menanggung derita
tiada tara

karena bagiku
melupakanmu berarti;
ada yang harus kubunuh
dari begitu banyak ingatan,
ada yang harus kusingkirkan
dari begitu banyak kenangan.

namun di lain sisi,
aku tak ingin
itu semua terjadi.

(Oleh : Vitra Fhill Ardy - Teknik Industri, Untirta)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.