Langsung ke konten utama

Polemik Kantin yang Mencekik

(foto: warung kantin barokah Pak Ja'i )

OrangeNews (27-02) - Kantin merupakan ruang tempat yang menjual makanan dan minuman. Tak dapat dipungkiri kantin menjadi tempat utama yang paling sering dikunjungi oleh banyak orang ketika jam istirahat atau waktu luang lainnya. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) memiliki kantin guna memenuhi kebutuhan mahasiswa nya. Adalah Ja'i, salah satu pedagang makanan dan minuman di kantin Barokah, kampus Untirta.

Rutinitas pria asal kuningan ini mulai dari pagi hari hingga petang berjualan di salah satu toko yang tersedia di kantin Untirta. Pria beranak dua ini telah berjualan sejak 7 tahun lalu. Bermula dari informasi yang didapatnya, ia mencoba menyewa ruko tersebut.

Penghasilan kotor yang didapatkan Ja'i sekitar Rp400 ribu, jika dihitung secara bersih perhari sekitar Rp80 ribu. Dengan tarif sewa ruko seharga Rp500 ribu perbulan, hal itu dikarenakan adanya peraturan kampus mengenai tarif sewa yang diberlakukan secara pertahun.

Namun tiga tahun terakhir ini pedagang kantin tidak lagi membayar sewa tempat secara tahunan. Hal ini menjadi beban tersendiri untuk para pedagang di kantin, terlebih lagi pada bulan Ramadhan pedagang masih dikenai biaya sewa dengan harga normal.

“biaya sewa tidak sebanding dengan penghasilan yang diperoleh, ya tapi terpaksa dikarenakan tidak adanya pekerjaan yang lain” ujar Ja'i saat diwawancarai.

Kepala unit Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan Untirta, Gugun Gunawan menyatakan  "Sah nya kebijaksanaan baru itu merupakan kebijaksaan turunan dan tuntutan dari pihak kampus guna memenuhi dana Badan Layanan Umum. Kemudian dana tersebut juga di alokasikan kembali untuk kesejahteraan kantin dan pemasukan kampus”.

Dagangan yang dijajakan Ja'i pun bervariasi. Ia menjual minuman, mulai dari minuman dingin hingga yang panas. Untuk makanan sendiri ia menjual makanan khas Jogja. Ja'i juga menambahkan bahwa makanan yang paling laris dari dagangannya adalah nasi goreng. Untuk harganya pun sesuai dengan kantong mahasiswa.

“Makanan di warung Pak Ja'i enak dan murah sekaligus ngenyangin juga rasanya lain, makanya suka" ujar Bayu, mahasiswa Fakultas Hukum semester dua. 

(Reporter: Fitri/Nida)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penantian Kampus Baru Untirta

Tembok simbol Untirta yang berada di Kampus A Untirta, Pakupatan, Serang
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) terus melakukan pembenahan untuk fasilitas proses pembelajaran. Salah satunya adalah pembangunan kampus baru Untirta yang diberdirikan di Sindangsari, kecamatan Pabuaran, kabupaten Serang. Pembangunan ini akan direncanakan rampung pada tahun 2020.
Pembangunan kampus baru Untirta Sindangsari, dilakukan mengingat kapasitas mahasiswa kian padat dan meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun. Hal ini membuat pihak Untirta berinisiatif membangun kampus baru, dengan jumlah dan kapasitas yang cukup menampung mahasiswa Untirta di kemudian hari.
Pasalnya kampus baru ini akan dibangun 11 gedung perkuliahan dan 4 gedung Fakultas seperti Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Pertanian (Faperta) dan Fakultas Ekonomi (FE). Ke empat Fakultas ini akan menempati kampus baru Sindangsari nanti, sedangkan kampus Untirta di Pakupatan akan digunakan untuk Di…

Jurusan Pindah, Kelas Begah

Kenalkan Teknologi Pangan di acara Open House Faperta 2018

(Foto: Suasana acara Open House Faperta 2018)
OrangeNews (10/4) - Open House Fakultas Pertanian (FAPERTA) merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang diadakan di lingkungan mahasiswa Faperta Untirta. Open house tahun ini di inisiasi oleh BEM Faperta serta KBM Faperta yang diselenggarakan di Auditorium Gedung B Untirta. Dalam acara tersebut terdapat diskusi interaktif seputar informasi terbaru Faperta, pengenalan jurusan baru serta pengukuhan ormawa di lingkungan Faperta.
Dengan mengusung tema "Sambut Keluarga Baru, Pererat Silaturahmi menuju Faperta yang Harmoni" Open House kali ini menjadi ajang silaturahmi bagi keluarga besar fakultas pertanian agar terjalinnya keeratan diantara mahasiswa Faperta. 
"Open House tahun ini sebenarnya lebih ke mengenalkan keluarga baru jurusan di Fakultas Pertanian, yakni Teknologi Pangan yang ke seluruh Mahasiswa Faperta baik yang berorganisasi maupun tidak berorganisasi" ujar Dita selaku Ketua pelaksana kegiatan Open House Fapert…