Header Ads

Jurusan Pindah, Kelas Begah



Foto : suasana lingkungan perkuliahan Kampus C Untirta

OrangeNews (21/02) - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) memindahkan dua  Jurusan pada semester ini, yaitu Jurusan B. Inggris dan Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)  ke Kampus C, Ciwaru. Pada semester sebelumnya FKIP juga telah memindahkan tiga jurusan, yaitu Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidikan Luar Sekolah (PLS), dan Pendidikan Guru Paud (PG Paud). Alasan Program Studi tersebut dipindahkan karena kampus Ciwaru akan menjadi pusat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikandan calon guru perlu penanganan khusus untuk disiplin sehingga semua Jurusan harus dipindahkan ke Kampus C Ciwaru.

FKIP memiliki 18 program studi,sebanyak 16jurusan sudah dipindahkan kecuali jurusan Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi. Kedua program studi tersebut belum dipindahkan karena Ketua Jurusan, Adminitrasi, dan Lab masih di Kampus A Pakupatan dan ruangan belum memadai. Mukti Leksono selaku Wakil Dekan 1 mengatakan rampungnya Kampus C Ciwaru direncanakan pada tahun 2020.Untuk ruangan kuliah sendiri pihak kampus telah menyesuaikan ukuran kelas sesuai dengan kapasitas.

 “Menurut saya memadai, karena luas dan agak lega, ruang kuliah ada 2 jenis ukuran kelas, yaitu yang besar dan kecil. Kita juga punya ruangan serbaguna di lantai 3, ada 4 ruangan kelas yang bisa dijadikan aula. Kelas kecil kapasitas maksimal 40 0rang, ruangan besar lebih dari 40 orang.” Tambah Suroso.

Dalam memadai ruangan perkuliahan pihak kampus menjadikan ruangan kelas di lantai 3 yang dibatasi sekat yang bisa dibuka dan dapat digunakan sebagai ruang auladan lantai 2 dibatasi sekat agar ruang perkuliahan memadai. Sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi tidak kondusif, karena bisa mendengar suara kegiatan belajar di ruangan sebelahnya. 

“Kegiatan belajar mengajar jadi enggak nyaman karena ruangannya sempit, mau duduk aja nyenggol orang, mau nulis gak nyaman, karena kesenggol orang sebelah, belum lagi papan tulis cuma ada satu. Kalau satu kelas ada 5 orang, kelas kerasa penuh banget. Sumpek."Ujar Fitriya Ningsih mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia semester 4. Selain itu,Fitriya juga berharap agar ruangan belajar bisa seperti dulu supaya dirinya tidak merasa menyesal karena sudah membayar UKT mahal namun tidak dilengkapi dengan fasilitas yang memadai.

“Permasalahan guru itu kompleks karena menjadi tulang punggung untuk merubah bangsa ini. S1 FKIP belum bisa menjadi guru karena guru profesi harus ada Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan syaratnya harus ada asrama. Dengan perpindahan ini kualitas meningkat bisa membuat PPG. Jadi lulusan guru ini bisa jadi guru professional di lapangan dan jadi lebih leluasa punya ruang yang memadai, sehingga ada jika ada penilaian akreditasi, kita sudah layak mendapatkan A”. Imbuh Suroso.

 (Reporter: Galuh/Nisa)

1 komentar:

  1. Wah, harus bisa ditingkatkan terus nih kualitas sarana dan prasarana untuk perkuliahan di FKIP untirta...

    salam

    Tangki Panel

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.